Berada disana untuk teman, bukan berarti mengorbankan waktu untuk menikmati sendiri.
Mendengarkan keluh kesah orang lain, tidak lantas menjadikan kita tuli terhadap suara hati sendiri.
Menolong mereka yang membutuhkan, tidak harus membuat kita lupa menyelamatkan diri sendiri.
Bukan sebanyak apa pengorbanan yang bisa kita berikan, yang menjadikan kita seorang pahlawan.
Bukan rasa sakit yang kita tahan untuk memberi orang lain kesenangan, yang menjadi tolak ukur pantasnya kita menjadi pahlawan.
Dan bukan seberapa besar kita sanggup mengorbankan kepentingan pribadi demi pihak lain, yang membuat mereka memanggil kita pahlawan.
Pahlawan, bukan mereka yang bisa menyelamatkan orang lain dalam keadaan apapun.
Pahlawan adalah mereka, yang berusaha semampunya, sesuai kapasitas dan porsinya, untuk menjadi berguna bagi orang lain disekitarnya.
Pahlawan, bukan mereka yang selalu bisa menolong disaat dibutuhkan.
Pahlawan adalah mereka, yang tahu bagaimana caranya menolong diri sendiri, dan memiliki sedikit keberanian untuk berbagi kekuatan.
Pahlawan, bukan mereka yang selalu bisa berdiri tegak menolong mereka yang tertindas nasib.
Pahlawan adalah mereka, yang bisa memperjuangkan haknya sendiri, sebelum berdiri tegak membela yang lain.
Semoga kita bisa menjadi menyelamatkan diri sendiri, sebelum terlalu sibuk menyelamatkan dunia.