FAUZUL AZMI
0541410008
Assalamualaikum Kawan-kawan.....!!!!!!!!!!!!
mari kita mencoba melawan kelemahan dari diri pribadi secara menyeluruh karena
"KELEMAHAN ITU BUKAN BERARTI DOSA BAGI RAKYAT JELATA"



Selasa, 11 Mei 2010

Aku adalah hamba Allah


Aku adalah hamba Allah. "barang siapa mengenal dirinya pastilah mengenal Tuhannya"
Tentunya seorang manusia…Yang terlahir suci bersih dari seorang Ibu yang mulia. Aku terlahir dalam tangisan, namun disambut senyuman….Mengapa?

Berkelana dalam hidup tanpa arah dan tujuan. Tak mengerti kebaikan ataupun dosa! Hanya menjalani hidup seperti umumnya manusia. Bersusah payah

mencari nafkah, untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup jasmaniah. Makan, tidur, bekerja, dan bermain demikian yang aku jalani.

Namun hari ini, telah menemukan Jalan Kesadaran untuk hidup yang lebih bermakna. Bahwa hidup ini bukan untuk makan, tapi makan untuk hidup agar

bisa berguna bagi kehidupan ini dan juga orang lain.

Bahwa hidup yang paling utama adalah harus menemukan aku yang sejati terlebih dahulu. Barulah kemudian dapat mengerti mengapa aku terlahir ke

dunia ini.
Bahwa nilai kehidupan itu bukan karena bisa berumur panjang dan hidup sampai tua. Mengapa? Apa gunanya berumur panjang, namun hidup penuh

kesia-siaan? Nilai kehidupan berarti apabila aku dapat menanam kebaikan dan bermakna bagi kehidupan orang lain dan kehidupan itu sendiri.

Bahwa hidup di dunia ini adalah bagaikan bersekolah, tingkatan demi tingkatan harus dilalui. Belajar dan belajar. Kemudian juga harus mengikuti ujian.

Semua terus berlanjut sampai akhirnya hari penentuan. Apakah aku lulus atau tidak? Tentunya semua tergantung nilai-nilai hidup yang aku dapatkan.

Bahwa kini…aku hanya manusia biasa yang terus mengikuti pelajaran dan mengejar nilai-nilai untuk pertimbangan kenaikan kelas berikutnya.

Bahwa kini dalam diriku masih begitu banyak kekurangan, harus terus memperbaiki diri, dengan terus berintrospeksi diri dan merenungi demi

kecermerlangan nurani yang telah terkotorkan oleh keduniawian hidupku.

Bahwa aku selalu berharap, para sahabat untuk mengerti dan terus memotivasi agar aku lebih percaya diri lagi dalam menatap hari-hari.
Dan yang perlu dicatat adalah,bahwa apa yang tertulis disini adalah bukan untuk mengurui atau menyadarkan siapa-siapa. Semuanya adalah untuk

menyadarkan diri sendiri. Karena kata-kata ” kamu” yang ada di blog ini, maksudnya adalah ” aku” SI FAUZUL AZMI harap jangan salah mengerti.

Dan lebih dari itu, siapa tahu…ada sahabat yang mengalami seperti aku, sehinga kita bisa saling untuk menyadarkan dan menyatu dalam jalan kehidupan

ini.

Terimakasih…! Salam hangat dan perdamaian selalu.

Senin, 10 Mei 2010

Bahagiakah DIrimu

Ukuran bahagia pada diri manusia tidak dapat di ukur dengan berlimpahnya harta, pangkat dan jabatan yang tinggi serta mempunyai pasangan hidup yang cantik atau tampan. Karena ukuran bahagia seperti itu suatu saat akan meninggalkan kita.

Ukuran bahagia hanya dapat di rasakan oleh setiap diri manusia, manakala apa yang telah di dapatinya mendapat a bukan saja dari manusia akan tetapi dari yang serba ” Maha ” yaitu Allah SWT. Ukuran bahagia yang di dasari pada berlimpahnya harta, pangkat, kedudukan dan pasangan hidup yang cantik dan tampan pasti hanya bersifat sementara. Semua akan musnah dan hilang bersama waktu yang terus bergulir, manusia akan cepat kecewa dan stres apabila mengukur kebahagiaan dari empat unsur tadi. Semua orang yang tadinya sangat mengenal kita , ketika kebahagian sementara itu lenyap maka lenyap juga perkenalan dan rasa kagum orang lain kepada kita. Pokoknya ukuran bahagia yang didapat hanya mengejar harta yang berlimpah, pangkat dan kedudukan yang tinggi semata maka itu akan musnah segampang air hujan sehari menghapus panas setahun, tanpa harus menunggu dan menanti kapan harta harta itu akan di gunakan semua hilang bersama waktu yang menyertainya

Namun , lain apabila kebahagiaan di dapat hanya mengharap ketulusan dan keridhaan dari semua manusia dan juga keridhaan dari Allah SWT. Maka manusia seperti ini akan menjadi sangat bahagia baik di dunia maupun di akhirat, karena manusia seperti ini akan memandang kebahagian itu seperti memandang lautan di samudera luas yang terbentang dari barat sampai ke timur. Manusia seperti ini biasanya selalu mensyukuri apa yang telah di dapatnya dengan penuh keikhlasan dan keridhoan semata. Harta yang berlimpah tidak ia dapatkan begitu saja dengan cara yang mudah akan tetapi penuh perjuangan dan do’a yang selalu menyertainya। Begitu juga dengan pangkat atau kedudukan orang seperti ini akan memandang itu semua sebagai amanah yang harus di pertanggungjawabkan baik di hadapan manusia terlebih di hadapan Allah SWT yang Maha Adil hukumannya.

Hanya dengan ketulusan dan keridhaan semata maka dalam menjalani hidup yang sementara ini akan terasa bermanfaat atau berguna, bukan saja bagi diri sendiri akan tetapi bagi orang lain di sekelilingnya. Dengan ketulusan dan maka bukan saja kebahagian dunia yang ia dapatkan akan tetapi kebahagian akhirat akan datang menghampiri.

Kebahagian memang tidak cukup bagaimana kita meraihnya akan tetapi bahagia seperti apa yang harus di dapati dalam mengejar keridhaan dari Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Semoga kita mau menggapai kebahagiaan ini dengan ketulusan dan keridhaan agar dapat memberi warisan yang teramat luhur bagi generasi yang akan datang.

Minggu, 09 Mei 2010

WANITA


Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”
Tuhan menjawab:
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"
“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”
Malaikat itu takjub.
“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“
Dan itu model standard?!
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.
“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“
“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.
Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."
Malaikat itu menyentuh dagunya....

“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN
“Untuk apa?”, tanya malaikat
TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”
“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"
Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Cintanya tanpa syarat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:

Dia lupa betapa berharganya dia...

ARC

ARC
Sangat disayangkan apa yang ingin di usahakan namun ada batasan dinding penghalang yang tidak mencapai ketujuan,!!!!